7
Komen

Mencari Kamu Yang Sempurna

Assalamualaikum dan Salam Senyum Mesra !!

Tatkala tulisan ini di hamparkan, mawar (aku) makin terkulai layu dek panahan angin malam yang mencengkam kalbu .. Cuaca sekarang tak menentu, kadang kadang hujan .. kadang kadang panas kat Melaka ni, mesti orang kat sini pun turut tak menentu jugak kan, He he he =P . . . Detik ini teringin rasanya untuk berkogsi cerita di ruang bisu ni sebagai kenangan andai diri ini tidak lagi menulis suatu hari nanti, biarkan bicaraku menjadi tatapan sepasang mata tanpa suara .

******

Suatu hari seorang lelaki bertemu dengan Si Bunga Mawar. Di taman itu ia hidup sendiri, warnanya yang merah merekah membuatkan mata lelaki itu bersinar kagum. Ingin rasanya lelaki itu menyunting bunga ditaman, memetik segala hasrat yang mulai basah kuyup dengan segala keinginan ( mencari permaisuri di hati ) .

Sang mawar tidak sedar bahawa ada yang mengamati dirinya .. Ya Tuhan, harumnya .. keharuman yang luar biasa tatkala lelaki itu melintasi taman itu, lelaki itu memberanikan diri untuk menyapa .

" Selamat pagi Mawar " .. Mawar tersenyum, senyum yang menyejukkan .

" Selamat pagi. Siapakah gerangan saudara sehingga pagi-pagi begini kamu berada di taman yang sepi ini ? "

" Aku berniat mencari isteri yang sempurna. Setiap hari tanpa pengetahuan mawar, aku mengamati kamu lalu tumbuhlah rasa yang aku sendiri tak mampu ungkapkan, kamu telah berikan aku keharuman lewat malam yang disampaikan angin . Aku fikir kamulah yang aku cari "

" Betulkah aku yang kamu cari ? Tak malukah kamu menikah dengan bunga sederhana sepertiku? Apa yang membuat kamu kagum? Tiada apa yang aku mampu berikan pada kamu ".

" Mawar, sudah lama aku mencari isteri yang sempurna. Mungkin inilah harapan terakhir aku. Melihat warnamu yang merah, aku terkesima . Jika kamu mengizinkan aku ingin melamar kamu. Bersama mengarungi bahtera hidup ini. "

" Kalaulah betul itu yang kamu inginkan, baiklah. Tunggu lah lagi seminggu .. Setelah itu jenguklah aku kembali."

" Terima kasih mawar, ternyata aku tidak salah memilih. Lagi seminggu aku akan datang ke sini."

*** Seminggu berlalu, lelaki itu mendatangi taman itu, langkah kaki ini disusun dengan teratur, cepat dan gemalai. Ketika aku tiba di tempat itu, tiba-tiba hati aku lumpuh !! beterbangan segala harapan yang mewarnai hati yang basah dengan tinta penantian. Mawar yang akan aku persunting, yang akan aku petik ternyata tidak lagi berada di tangkainya. Mawar itu telah luruh ke tanah merah, berselerak di tiup angin. Aku masih tak mengerti mengapa ini semua terjadi? Warna yang merah kini berubah pudar menjadi layu, tak sesegar seminggu yang lalu. Aku menghampirinya, duduk termenung seperti seorang anak kecil yang merengek mahukan mainan yang telah rosak. ***



" Selamat pagi, Masihkah ada keinginan untuk kamu menikah dengan ketidaksempurnaan aku? Inilah aku, Sang Mawar yang sempat membuat kamu kagum .. Kenapa wajah kamu tercengang dan seolah olah tidak memahami hakikat hidup ?."

" Mengapa kamu jadi seperti ini? Angkara siapakah yang salah? "

" Tak ada siapa yang patut disalahkan, ini adalah siklus kehidupan. Aku hanya mampu tabah menghadapi takdir yang membelenggu.. Inilah jalan yang harus aku jalani."

" Tapi aku mencari isteri yang sempurna Mawar.."


" Jika demikian aku bukanlah belahan jiwamu."

** Aku berganjak dari taman, kekecewaan menghantui setiap langkahku .. Air mata menderas.. Mawar yang sempat mencengkam jiwa, kini hanya mimpi ngeri yang tak mungkin aku lupakan untuk selamanya..**


Inilah kabar aku dulu, menjadi lelaki yang takut gagal dari kesempurnaan, seperti seorang pecinta yang tak jelas arah dan tujuan, menghujani kulit lepuh para bidadari, menjadikan aku gundah. Sehingga suatu malam, handset aku menjerit jerit di atas sejadah, waktu itu aku terlelap mencipta mimpi yang samar.. Aku dibangunkan oleh guruh suara RingTone dan cuba untuk amati siapa yang merani mengganggu . Arhh, aku tak peduli, mata makin dipejam sehigga mimpi bertandang .....

Aku nampak susuk tubuh datang menghampiri, begitu bercahaya! cantik rupawan! .. " betulkah kamu mencari isteri yang sempurna?" dengan tiba tiba aku ditanya .

" Ya .. Ya .. Aku mencari isteri yang sempurna . Mahukah kamu mengabulkan keingina aku yang belum terwujud ini ?"

Tidak semena mena aku terasa sejuk. Kemudian aku melihat pakaian aku serba putih !! Bukankah ini kain kafan? Aku terfikir . . . ALAM BARZAH !

" Si ... siapa kamu?" tergagap aku bersuara ..

" Aku adalah amalan kamu, aku tercipta dari kamu! Akulah isteri yang sempurna, yang selama ini kamu ciptakan sendiri. Menikahlah dengan aku sambil menunggu semua manusia kembali ke alam sunyi ini."

************************

TingTongTingTong :: Ada sesiapa yang nak cari isteri sempurna ?


7 Kuntum Mawar:

a.samad jaafar said...

wow.. cerita yg cukup hebat!!! aku juga inginkan isteri yg sempurna..!

Mawar berduri said...

ngee~ hahaks .. nasib perempuan je, klu x.. nk jugak isteri yg sempurna .. kn kn .. hihi

mihrabcinta said...

sempurnakan hati mu utk kesempurnaan hati insan lain .. hahaks

Tihara said...

cantik entri ni :)

zOrO said...

mawar...tulisan2 mu menggetarkn jiwa pembacanya...hebat..

Mawar berduri said...

@Tihara .. cantik lagi si pembacanya ;) hihi

@zOrO .. :) mawar hargai kesudian dirimu menatap aksara tanpa suasa, hnya mampu bicara dgn apa adanya ^^

Anonymous said...

cerita yg bagoz :)

Link blog sahabat